Program Double Track SMAN 1 Gunung Alip

Program Double Track SMAN 1 Gunung Alip

Ada kabar terbaru nih dari sistem belajar di SMAN 1 Gunung Alip saat ini. Yuk, kenalan dengan system double track. Jadi, system double track adalah suatu sistem pembelajaran yang menggabungkan cara belajar SMA dan SMK. Nantinya, setiap siswa SMAN 1 Gunung Alip akan diberi keterampilan tambahan yaitu Bahasa Korea dan Ilmu Komputer untuk menyiapkan lulusannya siap kerja jika tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Sasaran Strategis berupa Peningkatan Akses, mutu, tata kelola pendidikan jenjang menengah dan khusus dengan memiliki indikator salah satunya dengan Angka Partisipasi Sekolah yaitu Angka Melanjutkan ke Perguruan Tinggi untuk jenjang SMA. Pogram rintisan Double Track yang memiliki tagline berupa “kuliah yes, kerja oke” ini berfokus pada peningkatan mutu kelulusan siswa jenjang SMA, program ini dilatar belakangi karena menurut data Badan Pusat Statistik siswa lulusan SMA yang melanjutkan pendidikan hanya 22,64 persen pada tahun 2021.


Dikemas seperti Ekskul Wajib 

Konsepnya, keterampilan tambahan yang diberikan kepada siswa SMAN 1 Gunung Alip diporsikan sebagai mata pelajaran tambahan di kelas XII (Dua Belas). Nah, untuk masalah waktu dapat dilaksanakan pada Selasa dan Rabu. Pokoknya, keterampilan tambahan ini sangat asik dan bermanfaat menambah ilmu pengetahuan, guys.


Berbeda Dari SMK

Meskipun sekilas terlihat seperti SMK, tenang aja nih guys karena tetap ada perbedaan kok antara SMA double track dengan SMK. Yang membedakannya adalah pendalaman teori. Kalau SMK sejak awal sudah mempelajari teori dasar hingga praktek keterampilannya sedangkan SMA hanya tambahan tanpa mengganggu pelajaran umum.


Siswa yang mengikuti program Double Track tidak dipungut biaya apapun dalam kata lain gratis dan siswa yang mengikuti Program Double Track ini tidak semata-mata dapat memiliki sertifikat. Namun, siswa-siswa tersebut harus memenuhi syarat dengan minimal mengikuti pelatihan sampai tuntas dan harus melakukan uji kompetensi yang menentukan lulus tidaknya siswa tersebut sesuai dengan bidang keahlian yang diambil. Uji kompetensi juga dilaksanakan oleh tutor yang memang ahli dibidangnya.