Materi Kelas XI (Sebelas) Antikorupsi Part III

25 Aug 2021 72 Materi Kelas XI (Sebelas) Antikorupsi Part III

MATERI KELAS XI ANTIKORUPSI PART III


KERJA KERAS

Wujud dari nilai kerja keras dalam kehidupan di sekolah, di antaranya adalah tidak mengambil jalan pintas dalam mencapai tujuan, menghargai proses tidak sekadar mencapai hasil akhir, menggunakan waktu yang sebaik-baiknya untuk mengejar suatu target atau tujuan, serta tidak terlalu memikirkan apa yang akan diperoleh, tetapi memikirkan apa yang harus dapat dihasilkan. Tuhan mneciptakan kondisi serab sulit untuk mengasah kita menjadi manusia yang sabar dan ulet. Ulet bearti liat atau kuat. Jadi ke-ulet-an berarti tidak mudah putus asa disertai kemauan keras untuk mencapai tujuan dan cita-cita, ketabahan dan kekerasan

 

MANDIRI

 

Kata kunci materi pendidikan antikorupsi mandiri sebagai berikut :

a)      Sendiri

b)      Berdikari

c)      Percaya diri

d)      Tidak bergantung

e)      Tegar

f)       Berani

 

ADIL

 

Menurut Drs. Kahar Masyhur memberikan defenisi tentang adil adalah : Dua orang pencuri tertangkap basah oleh warga sedang melakukan aksinya. Mereka diserahkan kepada pihak yang berwajib dan keduanya di sidang di pengadilan, dan hakim manjatuhkan vonis hukuman 5 tahun penjara untuk kedua pencuri tersebut. Tidak ada perbedaan sangsi yang mereka terima. kedua pencuri tersebut masing-masing dihukum penjara selama 5 tahun sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Tentunya contoh kasus ini mencerminkan sebuah keadilan. Yakni mereka di hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan masing-masing pencuri menerima sangsi yang sama. sehingga terciptalah yang namanya ADIL .

 

Adil ialah meletakkan sesuatu pada tempatnya b. Adil adalah menerima hak tanpa lebih dan memberikan hak orang lain tanpa kurang c. Adil adalah memberikan hak setiap yang berhak secara lengkap tanpa lebih tanpa kurang antara sesama yang berhak, dalam keadaan yang sama dan penghukuman bagi orang yang melanggar hukum sesuai dengan kesalahan dan pelanggaran yang dilakukannya. Di dalam bahasa inggris keadilan ialah “justice”. Makna kata justice tersebut terdiri dari 2 makna, yang pertama justice secara atribut dan yang kedua makna justice secara tindakan. Makna justice secara atribut berarti suatu kualitas yang adil. Sedangkan makna justice secara tindakan berarti suatu tindakan menjalankan serta menentukan hak atau hukuman dalam (Hilda, 2015). Bicara mengenai keadilan, tentu kita ingat bunyi dari salah satu dasar negara kita Pancasila, yaitu “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” yang merupakan sila ke-5 dalam Pancasila.

 

Menurut Thomas Hubbes memaknai arti keadilan itu merupakan sesuatu perbuatan  yang dikatakan adil jika telah didasarkan pada suatu perjanjian yang telah disepakati. Hal ini berarti berhubungan dengan hak dan kewajiban dalam suatu kesepakatan dalam mendapatkan sesuatu. Ketika. Keadilan terwujud dalam masyarakat apabila setiap anggota masyarakat yang bernegara melakukan fungsinya secara baik menurut kemampuannya, fungsi disini berhubungan dengan penguasa. Mengapa? Karena Fungsi penguasa ialah membagi-bagikan fungsi-fungsi dalam negara kepada masing-masing orang sesuai dengan keserasian itu, dalam kata lain setiap orang tidak boleh mencampuri apa yang bukan menjadi bagiannya. Sedangkan Aristoles yang berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama. Hal ini tidak jauh berbeda dengan makna-makna sebelumnya, yang menjelaskan bahwa keadilan menurut Aristotels ini menempatkan sesuatu sesuai porsinya dan kebutuhannya bukan berarti menyamaratakan. Keadilan Moral Plato. bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya, sehingga dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok atau sesuai dengannya (Than man behind the gun).